Betulkah Makan Telur Sebabkan Bisul dan Biji Cabai Sebabkan Usus Buntu

Kepercayaan yang satu ini didasarkan pada berbagai kisah nyata, banyak “saksi” yang mengaku menderita bisul-bisul karena terlalu sering makan telur. Hal ini memicu pertanyaan, mungkinkah bisul adalah gejala alergi terhadap telur? Dari pencarian yang kami lakukan, gejala alergi putih telur yang umum adalah sakit kepala, mual, dan ruam-ruam kemerahan di kulit , bukan bisul-bisul. Selain itu, kami pun tidak menemukan penelitian yang menghubungkan bisul-bisul dengan konsumsi telur, sehingga telur menyebabkan bisul hanyalah mitos belaka.

Bisul sebenarnya adalah peradangan pada kulityang terlokalisasi (biasanya terjadi difolikel rambut). Nanah yang muncul adalah hasil “pertempuran” sel darah putih dengan bakteri penyebab bisul. Sejauh yang kami temukan, tidak ada hubungan langsung antara bisul dengan konsumsi telur. Dan, dibandingkan telur, pori-pori yang tersumbat (akibat keringat yang mengering) atau masuknya benda asing ke dalam kulit lebih mungkin menyebabkan bisul.

Biji Cabe Sebabkan Usus Buntu

Gara-gara kabar ini, penyuka pedas bisa jadi takut makan sambal. Dan memang, beberapa kasus radang usus buntu disebabkan oleh biji atau zat tak tecerna lain yang “nyasar” masuk ke dalam usus buntu. Walaupun begitu, kasus-kasus tersebut sangatlah langka, hanya satu dari 2.000 kasus .Tubuh memiliki mekanisme sempurna dalam membuang senyawa tak tecerna dalam tubuh sehingga radang usus buntu akibat benda-benda tersebut sangat lah jarang, walaupun bukan berarti tidak mungkin.

Baca juga 7 Penyebab Penyakit Maag.

Apa penyebab utama radang usus buntu? Radang usus buntu dapat disebabkan oleh cairan feses yang “salah belok” dan terjebak di usus buntu, atau penumpukan lendir (mucus) . Baik lendir maupun feses itu mengeras dan membentuk fecalith (batu fekal) dan menutup akses ke dalam usus buntu. Efeknya, bakteri jahat dapat berkembang biak sehingga terbentuk peradangan.